Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Wednesday, November 21, 2012

Penjajahan Israel dan pembantaian terhadap warga palestina telah menodai seruan seruan HAM yang selalu didengung-dengungkan negara-negara Barat. alhamdulillah meski sering mereka dikucilkan, meski banyak negara2 barat tidak peduli dengan nasib palestina, ternyata beberapa insan dunia perfilman telah berhasil membuat beberapa film tentang keprihatinan terhadap nasib Palestina, tentang perjuangan mereka, tentang sebuah kegigihan mempertahankan tanah kelahiran....inilah beberapa film yang wajib anda tonton

1. "Miral "


cerita yang mengisahkan perjuangan empat orang wanita palestina ini digarap oleh sutradara terkenal Julian Schnabel, cerita ini diangkat dari sebuah buku yang ditulis oleh seorang penulis palestina Rula Jebreal. Film ini bercerita tentang kronik kehidupan empat perempuan Palestina - dari tahun 1948 hingga negara Israel diciptakan pada awal tahun 1990-an.dan yang paling menarik dari pembuatan film ini adalah sutradaranya seorang Yahudi Amerika.

Film ini bercerita tentang kronik kehidupan empat perempuan Palestina - dari tahun 1948 hingga negara Israel diciptakan pada awal tahun 1990-an.Melalui empat wanita yang menjadi tokoh dalam film, dan terutama Miral, si bungsu, film ini bercerita tentang konflik Israel - Palestina yang sedang berlangsung. Sutradara Julian Schnabel, seorang Yahudi Amerika, mencoba melihat konflik melalui mata Palestina.
sayang sekali jika film ini anda lewatkan.....

Download disini http://www.kat.ph/miral-2011-dvdrip-xvid-dvdfr-t5341753.html

2. "Valley of the Wolves – Palestine" / Kurtlar vadisi Filistin


film ini bercerita tentang serangan tentara Israel ke Kapal Mavi Marmara yang telah menewaskan 9 orang relawan tanpa senjata, film ini dibuat oleh sura dara Turki dan akan segera di putar di bioskop-bioskop di Kairo.fokus cerita tentang pengiriman sekelompok komandan pasukan Turki untuk membunuh Perwira Israel yang menyuruh pembunuhan relawan di kapal Mavi marmara. pastinya film ini akan sangat menegangkan, mirip2 rambolah......tapi ini rambonya Turki.....selamat menikmati masa-masa kehancuran buat Israel.....

Download disini http://www.kat.ph/search/valley-of-the-wolves-%E2%80%93-palestine/

3.Death in Gaza


Sebuah film dokumenter yang merekam jejak perjuangan 3 anak Palestina di jalur gaza, sutradara dan kameraman film ini sendiri James Miller, tewas diujung peluru Israel pada Mei 2003.Film produksi HBO ini menarasikan pandangan warga Palestina yang rela mati menjadi pembom bunuh diri serta mereka yang menjadi korban konflik.

Silahkan download disini http://www.kat.ph/death-in-gaza-2003-t1232711.html

4. Divine Intervention


karya sutradara Palestina, Elia Suleiman. Film komedi romantic yang memenangkan Jury Prize di Festival Film Cannes 2002 ini mengungkapkan masalah warga Palestina di wilayah pendudukan Israel.

Download disini http://www.kat.ph/divine-intervention-limited-dvdrip-xvid-bald-t470614.html

5. Private


film debut (karya pertama) sutradara Italia, Saverto Costanzo, yang didasarkan atas kisah nyata sebuah keluarga Palestina yang rumahnya diduduki oleh peletonIsrael. Rumah keluarga Mohammad (yang diperankan oleh aktor Palestina kenamaan, Mohammad Bakri) terletak di antara kampung Palestina dan permukiman Yahudi. Walaupun hanya menampilkan kehidupan sebuah keluarga Palestina di wilayah pendudukan militer Israel, film ini merupakan ekspresi simpati pembuatnya terhadap masyarakat Palestina yang terampas hak-hak asasinya. Film ini memenangkan penghargaan Golden Leopard di Festival Film Locarno 2004 dan terpilih oleh Museum of Modern Art dan Film Society of Lincoln Center untuk edisi 2005 New Directors/New Films.

6. Paradise Now


Paradise Now (atau Al-Jenna-An), mengisahkan dua orang pemuda Palestian –Said dan Khaled- yang bersahabat dan tinggal di kota Nablus, Tepi Barat. Keduanya disiapkan untuk menjadi pembom bunuh diri. Film produksi tahun 2005 yang disutradarai Hany Abu-Assad ini amat populer di arena festival film, dan terpilih dalam Festival Film New York 2005 oleh Film Society of Lincoln Center. Dinominasikan untuk Oscar, setelah sebelumnya memenangi Golden Globe untuk Film Asing Terbaik.

Download disini http://www.kat.ph/paradise-now-english-subtitles-t3544506.html

cara mendowndloadnya instal dulu program u torrent ke komputer anda...download disini programmnya http://www.utorrent.com/downloads

Selamat menikmati , semoga bisa membangkitkan semangat kita untuk selalu mengingat perjuangan saudara-saudara kita di sana.....

Free Palestine!!!!

Sumber

Film-Film Tentang Palestina Yang Diangkat ke Layar Lebar

Wednesday, October 24, 2012


Andre dan Sherly adalah sepasang kekasih yang serasi walaupun keduanya berasal dari keluarga yang jauh berbeda latar belakangnya. Keluarga Sherly berasal dari keluarga kaya raya dan serba berkecukupan, sedangkan keluarga Andre hanyalah keluarga seorang petani miskin yang menggantungkan kehidupannya pada tanah sewaan.

Dalam kehidupan mereka berdua, Andre sangat mencintai Sherly. Andre telah melipat 1000 buah burung kertas untuk Sherly dan Sherly kemudian menggantungkan burung-burung kertas tersebut pada kamarnya. Dalam tiap burung kertas tersebut Andre telah menuliskan harapannya kepada Sherly. Banyak sekali harapan yang telah Andre ungkapkan kepada Sherly. “Semoga kita selalu saling mengasihi satu sama lain”,”Semoga Tuhan melindungi Sherly dari bahaya”,”Semoga kita mendapatkan kehidupan yang bahagia”,dsb. Semua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas yang diberikan kepada Sherly.

Suatu hari Andre melipat burung kertasnya yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas transparan sehingga kelihatan sangat berbeda dengan burung-burung kertas yang lain. Ketika memberikan burung kertas ini, Andre berkata kepada Sherly:

“Sherly, ini burung kertasku yang ke 1001. Dalam burung kertas ini aku mengharapkan adanya kejujuran dan keterbukaan antara aku dan kamu. Aku akan segera melamarmu dan kita akan segera menikah. Semoga kita dapat mencintai sampai kita menjadi kakek nenek dan sampai Tuhan memanggil kita berdua ! “

Saat mendengar Andre berkata demikian, menangislah Sherly. Ia berkata kepada Andre:

“Ndre, senang sekali aku mendengar semua itu, tetapi aku sekarang telah memutuskan untuk tidak menikah denganmu karena aku butuh uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku!”

Saat mendengar itu Andre pun bak disambar geledek. Ia kemudian mulai marah kepada Sherly. Ia mengatai Sherly matre, orang tak berperasaan, kejam, dan sebagainya. Dan Akhirnya Andre meninggalkan Sherly menangis seorang diri.

Andre mulai terbakar semangatnya. Ia pun bertekad dalam dirinya bahwa ia harus sukses dan hidup berhasil. Sikap Sherly dijadikannya cambuk untuk maju dan maju. Dalam Sebulan usaha Andre menunjukkan hasilnya. Ia diangkat menjadi kepala cabang di mana ia bekerja dan dalam setahun ia telah diangkat menjadi manajer sebuah perusahaan yang bonafide dan tak lama kemudian ia mempunyai 50% saham dari perusahaan itu. Sekarang tak seorangpun tak kenal Andre, ia adalah bintang kesuksesan.

Suatu hari Andre pun berkeliling kota dengan mobil barunya. Tiba-tiba dilihatnya sepasang suami-istri tua tengah berjalan di dalam derasnya hujan. Suami istri itu kelihatan lusuh dan tidak terawat. Andre pun penasaran dan mendekati suami istri itu dengan mobilnya dan ia mendapati bahwa suami istri itu adalah orang tua Sherly.

Andre mulai berpikir untuk memberi pelajaran kepada kedua orang itu, tetapi hati nuraninya melarangnya sangat kuat. Andre membatalkan niatnya dan ia membuntuti kemana perginya orang tua Sherly.

Andre sangat terkejut ketika didapati orang tua Sherly memasuki sebuah makam yang dipenuhi dengan burung kertas. Ia pun semakin terkejut ketika ia mendapati foto Sherly dalam makam itu. Andre pun bergegas turun dari mobilnya dan berlari ke arah makam Sherly untuk menemui orang tua Sherly.

Orang tua Sherly pun berkata kepada Andre:

”Ndre, sekarang kami jatuh miskin. Harta kami habis untuk biaya pengobatan Sherly yang terkena kanker rahim ganas. Sherly menitipkan sebuah surat kepada kami untuk diberikan kepadamu jika kami bertemu denganmu.”

Orang tua Sherly menyerahkan sepucuk surat kumal kepada Andre.

Andre membaca surat itu.

“Ndre, maafkan aku. Aku terpaksa membohongimu. Aku terkena kanker rahim ganas yang tak mungkin disembuhkan. Aku tak mungkin mengatakan hal ini saat itu, karena jika itu aku lakukan, aku akan membuatmu jatuh dalam kehidupan sentimentil yang penuh keputus-asaan yang akan membawa hidupmu pada kehancuran. Aku tahu semua tabiatmu Ndre, karena itu aku lakukan ini. Aku mencintaimu Ndree……….. “

Setelah membaca surat itu, menangislah Andre. Ia telah berprasangka terhadap Sherly begitu kejamnya. Ia pun mulai merasakan betapa hati Sherly teriris-iris ketika ia mencemoohnya, mengatainya matre, kejam dan tak berperasaan. Ia merasakan betapa Sherly kesepian seorang diri dalam kesakitannya hingga maut menjemputnya, betapa Sherly mengharapkan kehadirannya di saat-saat penuh penderitaan itu. Tetapi ia lebih memilih untuk menganggap Sherly sebagai orang matre tak berperasan. Sherly telah berkorban untuknya agar ia tidak jatuh dalam keputusasaan dan kehancuran.

Dari Cerita Andre dan Sherly, dapat di ambil kesimpulan bahwa “Cinta bukanlah sebuah pelukan atau ciuman tetapi cinta adalah pengorbanan untuk orang yang sangat berarti bagi kita”.

Sumber

Kisah Cinta Seorang Anak Remaja

Tuesday, September 11, 2012


Roy Angel adalah ustadz miskin yang memiliki kakak seorang milyuner. Pada tahun 2009, ketika bisnis minyak bumi sedang mengalami puncak, kakaknya menjual padang rumput di Texas pada waktu yang tepat dengan harga yang sangat tinggi. Seketika itu kakak Roy Angel menjadi kaya raya.

Setelah itu kakak Roy Angel menanam saham pada perusahaan besar dan memperoleh untung yang besar. Kini dia tinggal di apartemen mewah di Jakarta dan memiliki kantor di Di sana. Seminggu sebelum Hari raya, kakaknya menghadiahi Roy Angel sebuah mobil baru yang mewah dan mengkilap.

Suatu pagi seorang anak gelandangan menatap mobilnya dengan penuh kekaguman.

"Hai.. nak" sapa Roy Anak itu melihat pada Roy dan bertanya "Apakah ini mobil Tuan?" "Ya," jawab Roy singkat.

"Berapa harganya Tuan?"

"Sesungguhnya saya tidak tahu harganya berapa".

"Mengapa Tuan tidak tahu harganya, bukankan Tuan yang punya mobil ini?" Gelandangan kecil itu bertanya penuh heran.

"Saya tidak tahu karena mobil ini hadiah dari kakak saya"

Mendengar jawaban itu mata anak itu melebar dan bergumam, "Seandainya. ...seandainya. ..." Roy mengira ia tahu persis apa yang didambakan anak kecil itu. "Anak ini pasti berharap memiliki kakak yang sama seperti kakakku."

Ternyata Roy salah menduga, saat anak itu melanjutkan kata-katanya: "Seandainya. .. seandainya saya dapat menjadi kakak seperti itu....." Dengan masih terheran-heran Roy mengajak anak itu berkeliling dengan mobilnya.

Anak itu tak henti-henti memuji keindahan mobilnya. Sampai satu kali anak itu berkata, "Tuan bersediakah mampir ke rumah saya ? Letaknya hanya beberapa blok dari sini". Sekali lagi Roy mengira dia tahu apa yang ingin dilakukan anak ini. "Pasti anak ini ingin memperlihatkan pada teman-temannya bahwa ia telah naik mobil mewah." pikir Roy . "OK, mengapa tidak", kata Roy sambil menuju arah rumah anak itu.

Tiba di sudut jalan si anak gelandangan memohon pada Roy untuk berhenti sejenak, "Tuan, bersediakah Tuan menunggu sebentar? Saya akan segera kembali". Anak itu berlari menuju rumah gubuknya yang sudah reot. Setelah menunggu hampir sepuluh menit, Roy mulai penasaran apa yang dilakukan anak itu dan keluar dari mobilnya, menatap rumah reot itu.

Pada waktu itu ia mendengar suara kaki yang perlahan-lahan. Beberapa saat kemudian anak gelandangan itu keluar sambil menggendong adiknya yang sedang sakit. Setelah tiba di dekat mobil anak gelandangan itu berkata pada adiknya: "Lihat... seperti yang kakak bilang padamu. Ini mobil terbaru. Kakak Tuan ini menghadiahkannya pada Tuan ini. Suatu saat nanti kakak akan membelikan mobil seperti ini untukmu".

Bukan karena keinginan seorang anak gelandangan yang hendak menghadiahkan mobil mewah untuk adiknya yang membuat Roy tak dapat menahan haru pada saat itu juga, tetapi karena ketulusan kasih seorang kakak yang selalu ingin memberi yang terbaik bagi adiknya. Seandainya saya dapat menjadi kakak seperti itu.

Kisah ini diambil dari sebuah kisah nyata yang ditulis dalam sebuah buku "Stories for the family's heart" by Alice Gray.

Sumber

Kisah Mengharukan Kasih Sayang Kakak Kepada Adik